Ini Bahayanya Pembungkus Koran (Foto : Suara.com)

Tips Membeli Makanan dan Oleh-Oleh Yang Aman dan Benar, Bagaimana Bahayanya?

Diposting pada

Berbelanja makanan dan aneka oleh-oleh ketika berpergian menjadi kebutuhan dari para ibu-ibu biasa, tapi tenang dulu tapi sudah aman kah makanan yang kita beli? Karena kemananan pangan itu perlu loh, sesuai undang-undang Tentang Pangan No.18 Tahun 2012 yaitu Kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi. Karena Konsumen memiliki tuntutan makanan terhadap produsen pada produk yang kita beli : Sesuai Selera Konsumen, Aman Dikonsumsi (Berlabel BPOM RI MD/ML; P-IRT), Bermutu, dan Halal.

Memilih makanan yang bagaimana yang benar dan aman, ketika anda berjalan-jalan di suatu kota wisata mungkin tak lepas membeli makanan atau oleh-oleh yang disajikan di sepanjang jalan, perlu diperhatikan ya ibu-ibu bagaimana cara mengemasnya. Saat membeli dipasar tradisional juga penting di perhatikan, Mengapa? Karena sebetulnya 3  bahaya yang perlu dicermati oleh pembeli.

1. Bahaya Biologi

bisa berupa bakteri, kapang, kamir, parasit, virus dan ganggang. Pertumbuhan mikroba bisa menyebabkan pangan menjadi busuk sehingga tidak layak untuk dimakan dan menyebabkan keracunan pada manusia bahkan kematian.

Bagaimana Pencegahannya :

  1. Beli bahan mentah dan pangan di tempat yang bersih
  2. Beli dari penjual yang sehat dan bersih
  3. Pilih makanan yang telah dimasak
  4. Beli pangan yang dipajang, disimpan dan disajikan dengan baik
  5. Konsumsi pangan secara benar
  6. Kemasan tidak rusak
  7. Tidak basi (tekstur lunak, bau tidak menyimpang seperti bau asam atau busuk)
  8. Jangan sayang membuang pangan dengan rasa menyimpang

2.Bahaya Fisik

Bahaya Fisik adalah benda-benda yang tidak boleh ada dalam pangan seperti rambut, kuku, staples, serangga mati, batu atau kerikil, pecahan gelas atau kaca, logam dan lain-lain.  Benda-benda ini jika termakan dapat menyebabkan luka, seperti gigi patah, melukai kerongkongan dan perut. Hal ini harus diperhatikan, sekarang pengikat bungkus nasi sudah menggunakan staples dll, yang rawan bagi anak-anak.

3.Bahaya Kimia

Bahaya Kimia merupakan bahan kimia yang tidak diperbolehkan untuk digunakan dalam pangan. Bahaya kimia masuk ke dalam pangan secara sengaja maupun tidak sengaja dan dapat menimbulkan bahaya.

  • Racun alami dari dalam pangan, contoh : racun jamur, singkong beracun, racun ikan buntal, dan racun alami pada jengkol
  • Cemaran bahan kimia dari lingkungan, contoh : limbah industri, asap kendaraan bermotor, sisa pestisida pada buah dan sayur, deterjen, cat pada peralatan masak, minum dan makan, dan logam berat
  • Penggunaan Bahan Tambahan Pangan yang melebihi takaran.
  • Penggunaan bahan berbahaya yang dilarang pada pangan, Contoh: Boraks, Formalin, Rhodamin B, Methanil Yellow
Contoh Pengemasan Makanan Yang Berbahaya

Dari penjelasan diatas ibu-ibu yang suka berbelanja juga jangan pernah mau dibungkus dengan kantong plastik hitam ketika makanan yang dibeli itu panas, alangkah baiknya dibungkus daun pisang dan daun jati. Selain bahaya ketiga diatas lingkungan produksi menjadi acuan pembeli secara pembeli tidak akan melihat kondisi tempat produksi saat membeli makanan maupun produk yang sudah dijajakan.

Hal yang perlu diperhatikan saat mengemas makanan yang kita beli :

  1. Gunakan kantong plastik yang bening untuk membungkus makanan
  2. Lebih baik menggunakan daun daripada kertas
  3. Jangan menggunakan staples
  4. Jangan mengantikan daun dengan plastik saat kondisi panas
  5. Hindari kontak fisik langsung dengan makanan saat mengambil.
  6. Gunakan bahan yang alami dan mudah di daur ulang dan ramah lingkungan
  7. Tidak mengandung karbon.

Sekian dulu ya tips saya saat membeli makanan saat di jalanan atau di lingkungan sekitar kita, Tips Membeli Makanan dan Oleh-Oleh Yang Aman semoga bermanfaat bagi yang hobi travelling.

Gambar Gravatar
Blogger dan Programmer | andhika.na@gmail.com

6 thoughts on “Tips Membeli Makanan dan Oleh-Oleh Yang Aman dan Benar, Bagaimana Bahayanya?

  1. Wah staples ini yg bikin saya kepikiran dari dulu saat mengemas sayur.
    Mau pakai sealer tpi perlu waktu agak lama.

    Akhirnya pakai staples, cepet si. Tapi kuatir termakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *